Di pinggiran bendungan empang, di antara sampah yang menggunung, ia dengan tekun mengais iri’-iri’ (sejenis rumput laut) yang telah kering, untuk ia kumpulkan dan menampungnya ke dalam karung, untuk ia bawa pulang ke rumahnya dan memberi pakan itik dan ayamnya.

Namanya Saka, anak Dusun Padaria yang perlu bantuan pendidikan khusus dan istimewa, sebab sedari kecil ia tak dapat bicara seperti orang normal, juga tak dapat bersosialisasi dengan baik kepada orang lain.

Keluarganya pun tak bisa berbuat banyak, berada pada garis masyarakat kelas menengah ke bawah, hanya bisa sekadar menghidupinya semampunya.

Dari pantauan Tim Research Padaria News, Jumat (17/01/2018) dalam keseharian Saka, hanya sering mengenakan sarung yang dilingkar ke dalam badannya tanpa mengenakan baju, dan menyusuri empang-empang warga yang ada di RT 4 Dusun Padaria.

Tim Research Padaria News, atau siapapun yang membaca berita ini, untuk meneruskannya kepada Dinas Sosial atau Dinas Pendidikan, agar Saka diberi dan mendapat bantuan pendidikan khusus dan istimewa, agar Saka juga bisa membaca, belajar, bersekolah, dan bermain bersama teman-teman sebayanya.

Semoga.

©Padaria News

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *