Berawal dari rasa keprihatinan akan pendidikan Alquran di pedalaman, Tim Peduli Pendidikan Alquran Pedalaman Makassar mengunjungi Taman Pendidikan Alquran (TPA) di Kabupaten Maros, Sulawesi Sekatan (Sulsel).

TPA tersebut bernama Miftahul Fuhum yang terletak di Dusun Padaria, Desa Ampekale, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Muhammad Fauzy selaku penggagas Tim Pendidikan Alquran Pedalaman Makassar mengatakan, kunjungan yang ia lakukan dalam rangka memberikan bantuan berupa Alquran dan buku Iqro bagi santri dan santriwati di TPA.

Alhamdulillah hari ini kami berikan bantuan 5 Alquran dan 10 buku Iqro. Bantuan ini merupakan sumbangan dari hasil Penjualan Speaker Murottal milik dr Rahma,” katanya usai memberikan bantuan, Senin (23/3/2020).

Fauzy mengaku, bantuan tersebut ia berikan lantaran prihatin dengan kondisi pendidikan Alquran yang berada di pedalaman. Salah satunya yang ada di wilayah Maros ini.

Ia pun berharap ada perhatian khusus bagi taman pendidikan Alquran yang terletak di pelosok ini. Baik dari pemerintah maupun lembaga sosial lainnya.

Perlu ada tim khusus untuk melihat kondisi TPA di pedalaman demi generasi penerus kita,” harapnya.

Sementara itu, Muhammad Sahyul selaku pembina TPA Miftahul Fuhum menyebutkan, ada sekitar 20 santri dan santriwati yang dibina di TPA yang sudah ada sejak 30 tahun lalu ini.

Meskipun hanya berstatus sebagai pendidik sukarela, ia bersama kedua rekannya aktif mengajar Alquran dan kitab kuning kepada para santri.

Kalau malam kita ajar anak-anak kitab kuning,” tutupnya.


*Catatan:
Berita ini sudah dimuat di Pojok Sulsel.com

Tags:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *